Pendidikan

SAHABAT BUKAN CEM-CEM AN

Nama ku Cahaya, Aku biasa disapa Aya. Anak kelas XI Bahasa disalah satu SMA favorit di kotaku tinggal dan Fia adalah teman dekat satu kelas denganku. Aku kenal dia pada Masa Orientasi Siswa, itu karena kami satu kelompok saat pembagian tugas yang diberikan oleh kaka senior. Dan sampai sekarang kami menjadi teman dekat, meski dekat begitu kami juga sering berbeda pendapat baik dari hal kecil terkadang sampai hal besar. Diantara kami banyak sekali perbedaan, dan yang paling aku benci dari dia adalah, si mata duitan dan langsung ijo matanya kalo liat duit serta ga ketolongan pelitnya. Setiap kali makan dikantin selalu aku yang disuruh bayar. Dan untuk cowoknya ga ada yang ekonominya menengah apalagi menengah kebawah. Biasanya saya selalu menjadi tempat curhat ketika dia berantem dengan pacarnya, kadang-kadang dijadikan obat nyamuk buat mereka berdua. Maklum dikarenakan aku masih jomblo yang selalu sibuk dengan kegiatan ekstrakurikulir disekolahku.

Penerimaan Mahasiswa di awali Shalat Hajad

STMIK WICIDA – Di awali dengan sholat hajad berjamaah bersama Sivitas Akademika, keluarga besar Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK Wicida) menyambut tahun pendaftaran mahasiswa baru tahun 2021-2022.
“Rasa syukur kita panjatkan pada Allah SWT, kedepanya kampus ungu tambah maju, segala hajad kita terkabulkan, “ kata Dr. H. Nursobah Ketua STMIK Wicida.

Seminar Nasional Sebatik 2019, Makassar sukses

MAKASSAR - Di dahului rangkaian seremonial dan tarian khas daerah Bugis-Makassar pelaksanaan seminar sebatik yang kali ini digelar di Kota Angin Mamiri Makassar - Sulawesi Selatan, Sabtu ( 30/11/2019) antusias sekitar 200 peserta seminar Nasional Sebatik 2019 tergolong sukses.

“ Kami dari panitia Cuma mendengarkan aspirasi perserta yang menginginkan pelaksanaan agendanda seminar di Kota Makassar,” ujar Reza selaku penanggung jawab acara.

Kemenpan Libatkan STMIK Wicida evaluasi E-Service Elektronik

SAMARINDA- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Provensi Kalimantan Timur minta di evaluasi terkait salah satu layanan publicnya, apakah sudah layak atau belum, untuk di tampilkan pada ruang public.

Terutama segi estetika dan kemudahan user. Dalam hal ini Kemenpan minta di evaluasi dari SMTIK Wicida dan merespon langsung permintaan tersebut. Sedikitnya 80 Mahasiswa STMIK Wicida terbibat, yang sebelumnya sudah mengisi daftar pertanyaan.

Berlangganan RSS - Pendidikan