Kategori

SAMARINDA – Wakil Gubernur  Kaltim H Hadi Mulyadi  pada berbagai acara selalu mengingatkan dan  mensosialisasikan pelaksanaan  pesta demokrasi yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) yang akan digelar 17 April 2019.

Hadi  Mulyadi mengatakan pesta demokrasi  untuk memilih presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota legislatif baik untuk DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota semakin dekat. Oleh karena itu untuk menyukseskannya tentu perlu dukungan seluruh komponen bangsa,  tidak terkecuali warga Tionghoa di Kaltim agardihasilkan pemimpin yang berkualitas dan amanah.  

"Warga Tionghoa diharapkan ikut serta menyukseskan pilpres dan pileg dengan menjadi pemilih yang cerdas untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik. Ajak keluarga  yang sudah masuk daftar pemilih tetap untuk berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pada tanggal  17  April mendatang," pesan Hadi Mulyadi saat menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek bersama Paguyuban Yong Jing H.K Samarinda yang digelar di Gedung Yong Jing Samarinda, Ahad (10/2/2019). 

Menurut  Hadi Mulyadi, kesuksesan pelaksanaan pilpres dan pileg  tentunya  tergantung dari partisipasi aktif  semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Dari sisi pemerintah terus  gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan pilpres dan pileg di semua wilayah Kaltim, sehingga warga mengetahui bahwa ada pemilu untuk menentukan pemimpin bangsa dan anggota legislatif  untuk lima tahun ke depan.

Dan yang tidak kalah penting, lanjutnya adalah peranan masyarakat khususnya partisipasi warga Tionghoa maupun warga lainnya  untuk menggunakan hak pilihnya,  karena  dengan tingkat partisipasi pemilu yang tinggi, pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang berkualitas serta mampu melaksanakan amanah rakyat Indonesia.

Selain berpatisipasi menggunakan hak pilihnya,  Hadi Mulyadi juga mengajak warga Tionghoa bersama warga lainnya juga harus bisa tetap  menjaga keamanan dan kedamaian daerah dengan terus meningkatkan persatuan dan kesatuan sebagai sesama anak bangsa.

Warga Tionghoa  dan warga lainnya  harus tetap  menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena  keamanan  daerah  merupakan kunci utama  untuk melaksankan pembangunan. Semua harus berkontribusi menciptakan kedamaian daerah," pesan Hadi Mulyadi. (mar/sul/ri/humasprovkaltim)