Kategori
tergusur, harus belajar di kuburan Pahlawan

Rabu, 26 September 2018 adalah hari yang kelam bagi pendidikan Kota samarinda. Ratusan siswa SMA harus menanggung penderitaan, akibat pengambil kebijakan lamban untuk bertidak, DPRD Provinsi Kaltim dan Pemerintah Provinsi Kaltim "Diknas" belum mengambil langkah nyata, kemana mereka akan belajar, saat ini ratusan siwa tersebut sedang belajar di bawah alam terbuka.

Suasana belajar di bawah pohon rindang, di taman makam pahlawan, Perpustakaan Daerah Kota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa Samarinda- Kalimantan Timur, tidak membuat patah semangat  519 murid SMA Negeri 16 Samarinda, pasalnya mereka di larang untuk menempati ruang kelas yang dalam  masalah.

Salah seorang siswa inisial M menyebutkan tidak menyangka akan semacam ini, ujian tengah semester (UTS) sudah dekat, dari 519 siswa SMA Negeri 16 Samarinda harus kehilangan ruang kelas dan terpaksa belajar di ruang terbuka di taman perpustakaan milik Kota Samarinda. Kami menunggu pemangku kebijakan khususnya Diknas Provinsi Kaltim agar kami dapat kembali belajar seperti semula.

Yang pasti, katanya sangat sedih. Bukan hanya dirinya tapi teman-teman lain juga mengalamai nasib yang sama, mereka memang punya hak belajar harus di perjuangkan, salah kami apa.

SMA Negeri 16 yang terdampak polemik pemindahan. Rencananya, pemindahan itu akan dilakukan ke lokasi tempat siswa SD Negeri 006 Samarinda Ulu di Jalan Piano, Prevab Samarinda.

SDN 006 sendiri akan disatuatapkan dengan SD Negeri 007 yang bersebelahan. Namun, para orang tua murid SD Negeri 006 Samarinda Ulu dengan tegas menolak rencana tersebut.

Dengan segala keterbatasan para siswa akhirnya harus belajar di taman duduk diatas rerumputan dengan beralaskan koran bekas. Proses belajar mengajar terlihat seperti ajang diskusi.

Sebanyak 35 siswa berkumpul membentuk satu lingkaran dan terlihat berdiskusi dengan para guru. Sejumlah gazebo yang ada di tempat itu digunakan para guru sebagai lokasi kantor sementara.

Persoalan tersebut merupakan dari keputusan Dinas Pendidikan Kaltim dan Dinas Pendidikan Samarinda yang berencana memindahkan SMA Negeri 16 Samarinda ke lokasi SD Negeri 006 Samarinda Ulu. Sebelumnya, siswa SMA Negeri 16 satu atap dengan SMA Negeri 3 Samarinda di Jalan Ir. H. Juanda Samarinda.

Sejumlah pertemuan lintas instansi telah berlangsung. Namun, pertemuan demi pertemuan belum menemukan titik terang.

Salah seorang wali murid SMAN 16 menghubungi infokaltim.online menyebutkan persoalan ini jangan sampai berlarut-larut, kami meminta pemerinta Provinsi Kaltim ambil langkah cepat, ia memberikan alternatif di jalan M. noor kan ada gedung nganggur, Education Center, di sana banyak ruangan kosong, kenapa tidak di manfaatkan saja sementara. (tim inf)