Kategori

SAMARINDA - Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan Agama dan Lembaga Keagamaan pada FKUB Setjen Kementerian Agama Republik Indonesia Aliefosra Nur mengatakan  menjaga kerukunan umat beragama di seluruh wilayah tanah air, bukan saja pada saat menyongsong pesta demokrasi Pemilu Pilpres maupun Pemilu Pileg 2019, akan tetapi setiap hari seharusnya kerukunan dan kedamaian harus tetap dirawat.  

"Tiap hari seluruh Indonesia harus tetap kondusif, aman dan damai. Walaupun demikian masyarakat harus tetap waspada terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Aliefosra Nur di sela pembukaan Rakor Bidang Keagamaan se-Kaltim tahun 2018 yang digelar Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Senin (3/12/2018).

Aliefosra Nur mengatakan  negara Indonesia sangat  luas, dari Sabang sampai Marauke. Penduduk dan sukunya  juga banyak termasuk agama yang diakui yaitu Islam, Kristen, Protestan,  Hindu, Budha dan Konghucu. Maka dari itu  seluruh pemuka agama termasuk FKUB kabupaten kota harus merawat kerukunan umat beragama ini.

Aliefosra Nur mengakui  Provinsi Kaltim perkembangan kerukunan umat beragamanya sangat baik, tentu itu berkat kerja keras dari seluruh komponen masyarakat, termasuk kinerja FKUB Kaltim maupun kabupaten kota yang selalu melakukan koordinasi dan komunikasi antarforum, tokoh agama dalam menghadapi permasalahan sebelum berkembang menjadi konflik lebih besar di masarakat.

"Oleh karena itu, toleransi dan kerukunan umat beragama yang kondusif selama ini kiranya bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga suasana kondusif di Kaltim tetap terpelihara dengan baik," pesan Aliefosra Nur. (mar/sul/humasprov kaltim)