Kategori

SAMARINDA - Sebagai warga masyarakat Kaltim sekaligus umat beragama selayaknya terus berupaya serta ikut terlibat meningkatkan toleransi antar umat beragama. 

Harapan itu disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor saat menerima jajaran Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik 27 Borneo di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Senin (7/1/2019).

Menurut Isran, Kaltim selama ini kondusif walaupun pernah terjadi gangguan keamanan pada waktu lalu, namun pemerintah bersama TNI dan Polri terus berupaya menciptakan kondisi yang aman dan damai untuk Benua Etam.

"Kita bersyukur perayaan natal dan tahun baru berjalan aman dan tidak ada gangguan Kamtibmas. Itu tidak terlepas dari dukungan HKBP," katanya.

Gubernur menegaskan penciptaan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan tetapi tanggung jawab bersama.

Selain itu, kondusifitas daerah menjadi jaminan bagi percepatan pencapaian pelaksanaan pembangunan dan pemerintah bisa menyelenggarakan roda pemerintahan juga melaksanakan program-program pembangunan dengan baik tanpa hambatan.

"Peran dan keterlibatan seluruh elemen dan komponen masyarakat ikut menentukan keberhasilan pembangunan dan terpeliharanya kondusifitas daerah," ungkapnya.

Sementara itu Praeses HKBP Distrik Borneo Pendeta Mangatur Manurung STh atas nama umat Kristen khususnya HKBP  mengucapkan apresiasi yang besar kepada Pemprov Kaltim serta seluruh elemen nasyarakat di daerah.

"Kami berterimakasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah dan masyarakat Kaltim, sehingga perayaan natal serta tahun baru terlaksana dengan hikmat dan damai," ujarnya.

Pada pertemuan itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKBP Pendeta David F Sibuea memakaikan kain ulos (kain khas Suku Batak) kepada Gubernur Isran Noor disaksikan jajaran HKBP Distrik Borneo. (yans/sul/humasprov kaltim)