Kategori
BONTANG - Pelaksanaan Bontang City Carnaval (BCC) tahun 2018 lebih meriah. Dengan tema warna-warni budaya kreatif menuju Bontang Jago (Juara Aktif Global dan Optimis), BCC dilepas Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor, Rabu malam (28/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-19 Kota Bontang. Saat pelepasan peserta BCC di Rumah Jabatan Walikota Bontang, Gubernur Isran Noor didampingi Walikota Bontang Hj Neni Moerniaeni dan Forkopimda Kota Bontang. Isran mengharapkan BCC yang diselenggarakan setiap tahun ini harus memberi pengaruh positif dalam pelestarian adat-istiadat daerah dengan tidak melupakan budaya bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Penyelenggaraan BCC 2018 harus dapat meningkatkan nasionalisme dan kerukunan di seluruh lapisan masyarakat Kota Bontang, serta meningkatkan kreativitas baik para peserta dari sekolah maupun instansi atau masyarakat luas," kata Isran Noor sebelum pelepasan peserta BCC. Dia menilai penyelenggaraan BCC 2018 sudah bagus, dan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin, sehingga Kota Bontang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kaltim. "Penyelenggaran BCC juga dapat meningkatkan ekonomi dan pariwisata dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Kota Bontang, sehingga dapat menggerakkan ekonomi sektor UMKM dan perhotelan," kata Isran Noor. Sementara Walikota Bontang Hj Neni Moerniaeni mengatakan pelaksaanaan BCC tahun 2018 merupakan kegiatan yang keenam. Dia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Isran Noor dan Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti yang bersedia hadir dan melepas peserta BCC tahun 2018. Neni menjelaskan BCC adalah kegiatan multi budaya dan multi etnis. Pesan penting lainnya dari kegiatan ini adalah indahnya kebersamaan dari banyaknya perbedaan. "Insyaallah kami di Bontang akan selalu berkomitmen untuk menjunjung tinggi toleransi dan harmoni sehingga Kota Bontang tetap kondusif, aman dan damai," kata Neni. (mar/sul/ri/humasprov kaltim).