Kategori

SAMARINDA - Setelah terbentuk kepengursannya, Ikatan  Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Kaltim yang  merupakan organisasi kebajikan bersifat independen, berakidah Islam, dan berasaskan Pancasila akan membangun sebuah rumah sakit di Samarinda. 

"Salah satu program yang akan dilaksanakan setelah acara pelantikan nanti adalah pendirian rumah sakit IPHI, seperti yang telah dilakukan IPHI di Jakarta. Program intinya sosial dan dakwah," kata Penjabat  Sekretaris Provinsi (Pj Sekprov) Kaltim Dr Hj Meiliana usai memimpin rapat pembentukan IPHI Provinsi Kaltim yang digelar di Ruang Rapat Tepian II Kantor Gubenur Kaltim, Selasa (8/1/2019).

Meiliana mengatakan tujuan pembentukan IPHI Provinsi Kaltim masa bakti 2019-2023,  selain memelihara dan mengupayakan pelestarian haji mabrur, juga ditujukan untuk meningkatkan partisipasi umat dalam pembangunan bangsa.

Termasuk melaksanakan penyuluhan, pembimbingan dan pembinaan kepada calon jemaah haji dan para haji Indonesia.

"IPHI Kaltim  berfungsi sebagai wahana penghimpun potensi para haji Indonesia, menyerap dan penyalur aspirasi umat. Sebagai organisasi kemasyarakatan  tentu berupaya ikut serta menyukseskan program pembangunan di daerah, serta sebagai sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sesama umat," tambah Meiliana.

Setelah pembentukan kepengurusan IPHI Kaltim, lanjut Meiliana yang juga  dipercaya sebagai ketua, akan segera melaporkan ke IPHI pusat, sekaligus mempersiapkan pelantikan kepengurusan  yang dijadualkan awal Februari 2019.

Ditambahkan, setelah pembentukan IPHI Kaltim, maka  program kerja  baik jangka  pendek, menengah maupun jangka  panjang  akan segera dibuat sesuai bidang masing-masing. Kegiatan  yang akan dilaksanakan meliputi  dakwah dan sosial kemanusiaan.

Hadir pada acara pembentukan  kepengurusan IPHI Kaltim, Tenaga Ahli Gubenur Kaltim Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Dr H Zain Heflin Frince, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim H Elto, Ketua MUI Kaltim H Hamri Has, perwakilan Kemenag Kaltim, para pengusaha yang ada di Kaltim serta undangan lainnya. (mar/sul/humasprov kaltim)