Kategori

SAMARINDA - Remaja usia nikah harus memiliki rencana hidup pra nikah atau sebelum menuju kehidupan berumahtangga. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi.Mulyadi saat membuka Seminar Peran Perempuan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Ruang Serba Guna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (4/12/2018).

Menurut dia, perencanaan hidup sebelum memasuki hidup berkeluarga sangat penting guna menghindari permasalahan saat menjalani hidup berumahtangga.

"Pernikahan dini sebaiknya jangan terjadi dalam kehidupan remaja kita. Persiapan atau perencanaan hidup harus dilakukan guna mencegah terjadinya permasalahan saat berumahtangga," katanya.

Sementara itu Kepala DKP3A Kaltim Hj Halda Arsyad mengemukakan ketahanan keluarga dapat dilihat dari seberapa jauh peranan, fungsi dan tanggung jawab dalam mewujudkan kesejahteraan dalam keluarga.

"Salah satu upaya meningkatkan ketahanan keluarga adalah membimbing dan mengarahkan anak-anak dalam keluarga," ujarnya.

Seminar diikuti 150 peserta dari BKOW,  Forum Kespro,  Forum Anak,  Yayasan  Jantung dan Yayasan Kanker, P2TP2A, PIK P2D, PLKB Samarinda,  FABSEDU dan PIK remaja/mahasiswa.

Kegiatan yang digelar DKP3A Kaltim itu bertema Bersama Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-Laki dalam Membangun Ketahanan Keluarga untuk Kesejahteraan Bangsa.

Hadir Sekretaris Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Hj Zaina Yurda dan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk KB Sihabudin serta jajaran DKP3A Kaltim. (yans/sul/humasprov kaltim)